<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Feed your heart with motivation, inspiration and wisdom</title>
	<atom:link href="http://bingkisanjiwa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com</link>
	<description>Meneteskan Butiran Kebajikan dan Kebijakan Hidup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Jul 2011 06:58:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bingkisanjiwa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Feed your heart with motivation, inspiration and wisdom</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bingkisanjiwa.wordpress.com/osd.xml" title="Feed your heart with motivation, inspiration and wisdom" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bingkisanjiwa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sayap Cinta</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/12/14/sayap-cinta/</link>
		<comments>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/12/14/sayap-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 04:54:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ypb9967</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[cinta yang nyata]]></category>
		<category><![CDATA[kedigdyaan cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kesaktian cinta]]></category>
		<category><![CDATA[pengaruh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[sayap cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bingkisanjiwa.wordpress.com/?p=726</guid>
		<description><![CDATA[Aku mematung di riuh rendahnya kehidupan. Memotret kisi-kisi lakon yang berbeda. Ada kehidupan yang menjulang menantang langit; sebagian yang lain luruh seperti rumah kardus. Ada tuan nyonya berkerudung kemewahan, didandani menor dengan gincu kekayaan, lengkap dengan simbol penahbis orang gedongan; dengan satu jentikan, para dayang berprosesi membawa sesaji. Di adegan yang lain, barisan kehidupan bawah, kulit legam di cat panasnya matahari, dicabik oleh taring kemiskinan; mereka menyabung hidup dengan kerasnya keadaan. Dibanting tetapi tetap bangkit. <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bingkisanjiwa.wordpress.com&amp;blog=8253116&amp;post=726&amp;subd=bingkisanjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/12/14/sayap-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4468722cd3ea0ca7fed933ddaf336535?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ypb9967</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekolah Sebagai Mesin Pencipta Kasta</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/12/02/sekolah-sebagai-mesin-pencipta-kasta/</link>
		<comments>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/12/02/sekolah-sebagai-mesin-pencipta-kasta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Dec 2010 13:57:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ypb9967</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan sistem pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan yang berorientasi pada nilai hidup]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan yang mengejar angka]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah sebagai mesin pencipta kasta]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pendidikan yang merusak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/12/02/sekolah-sebagai-mesin-pencipta-kasta/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa wanita berkumpul. Bau nafasnya beradu menyebar, memasuki kolong ruang. Lidahnya berjaipong menggonggong. Memuntahkan satu tong kata sombong. Meliuk-liuk dalam tabuhan. Semakin liar memanterakan kebanggaan. “Anakku itu ranking satu paralel di SMA Anu lho jeng?” bibirnya berbelak belok. “Sama mbak, anakku itu jagoan matematika! Berkali-kali dia memenangi kejuaraan olimpiade matematika!” Serunya pertemuan itu melebihi pertandingan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bingkisanjiwa.wordpress.com&amp;blog=8253116&amp;post=719&amp;subd=bingkisanjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/12/02/sekolah-sebagai-mesin-pencipta-kasta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4468722cd3ea0ca7fed933ddaf336535?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ypb9967</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Untuk Sahabat</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/27/surat-untuk-sahabat/</link>
		<comments>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/27/surat-untuk-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2010 10:47:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ypb9967</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[melihat realitas sosial]]></category>
		<category><![CDATA[melihat yang baik dari orang lain]]></category>
		<category><![CDATA[memiliki hidup dan cara pandang yang bersih]]></category>
		<category><![CDATA[mencabut roh penghakiman]]></category>
		<category><![CDATA[penglihatan positif]]></category>
		<category><![CDATA[surat untuk sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/27/surat-untuk-sahabat/</guid>
		<description><![CDATA[Sobat, akhir-akhir ini aku melihat ada yang tidak beres dengan penglihatanmu. Menurutku aneh. Terhadap kebaikan dan kelebihan orang lain, penglihatanmu kabur; tetapi untuk kelemahan dan keburukan mereka, penglihatanmu tajam. Sobat, kemungkinan matamu kotor atau penglihatanmu terhalang oleh kaca yang kotor. Bersihkanlah dirimu dan cara pandangmu, supaya sobat bisa melihat segala sesuatu dengan bening.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bingkisanjiwa.wordpress.com&amp;blog=8253116&amp;post=713&amp;subd=bingkisanjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/27/surat-untuk-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4468722cd3ea0ca7fed933ddaf336535?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ypb9967</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bila Orang Kecil  Marah, Orang Besar Gemetar</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/25/kebesaran-orang-kecil/</link>
		<comments>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/25/kebesaran-orang-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Nov 2010 13:28:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ypb9967</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[memberdayakan orang bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[membesarkan orang kecil]]></category>
		<category><![CDATA[menguatkan orang lemah]]></category>
		<category><![CDATA[meninggikan orang rendah]]></category>
		<category><![CDATA[wisdom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/25/kebesaran-orang-kecil/</guid>
		<description><![CDATA[Mereka yang lemah janganlah dilemahkan. Alirankanlah separoh energimu, supaya mereka tangguh meninju getirnya hidup.

Mereka yang bodoh jangan dibodohi. Berdayakanlah mereka. Agar ‘bener’ dan ‘pener’ yang dimiliki disempurnakan oleh pinter yang kau beri. Agar jagad belajar dan menimba kecerdasan hidup yang membual dari sumber batinnya.

Sesungguhnya tidak ada orang yang bodoh. Mereka belum ditemukan, diasah dan mendapat kesempatan. Potensi besarnya terbungkus ketidakberdayaan, karena kesempatan untuk mendapatkan dirampas oleh setan berkerah. Andai mereka dipungut dan diasah, mereka memiliki ketajaman untuk memarang ketidakadilan.

Mereka yang miskin janganlah dimanfaatkan. Jangan sodori permen pahit bersalut coklat manis sekedar mendukung tukang obral bedebah. Lihatlah matanya yang menjorok yang ditikam oleh silih bergantinya penguasa yang tidak mampu berereksi memenuhi janji. Berikanlah kail berikut umpan. Tambahkan ketrampilan. Jangan lupa. Kembalikan empang yang dirampas gundul pacul berdasi.

Mereka yang kecil jangan diinjak. Di dalam diri mereka terdapat kebesaran jiwa yang tidak dimiliki pembesar kerdil. Mereka tahu apa artinya saling membesarkan di antara mereka. Sementara para penggede bisanya hanya menginjak orang kecil. Mereka tidak tahu kalau orang kecil marah bisa menggetarkan seluruh istana.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bingkisanjiwa.wordpress.com&amp;blog=8253116&amp;post=709&amp;subd=bingkisanjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/25/kebesaran-orang-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4468722cd3ea0ca7fed933ddaf336535?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ypb9967</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tertawa Bersama Tuhan</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/24/tertawa-bersama-tuhan/</link>
		<comments>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/24/tertawa-bersama-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Nov 2010 06:25:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ypb9967</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[aku di dalam kamu kamu di dalam aku]]></category>
		<category><![CDATA[doa adalah hubungan kasih]]></category>
		<category><![CDATA[konsep doa yang benar]]></category>
		<category><![CDATA[membangun keakraban dengan Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[religiositas sejati]]></category>
		<category><![CDATA[tertawa bersama Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/24/tertawa-bersama-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Doa adalah perjumpaan dua pribadi yang saling mengasihi. Seperti orangtua dengan anak atau suami dengan istri. Menyatu. Aku di dalam kamu, kamu di dalam Aku. Aku milikmu, engkau milik-Ku. Aku mencintaimu, engkau mencintai-Mu. Doa itu bersatunya dua hati. 

Karenanya doa bila tidak keluar dari hati itu bukan doa. Doa berubah bentuk menjadi nama yang menyeramkan. Perkosaan, perampokan, pengemis, penodongan, mantera, dan formula ajaib. Dia kelihatan lebih santun karena disalut dengan bahasa agama dan seperangkat gerak hormat.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bingkisanjiwa.wordpress.com&amp;blog=8253116&amp;post=707&amp;subd=bingkisanjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/24/tertawa-bersama-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4468722cd3ea0ca7fed933ddaf336535?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ypb9967</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dalam Dekapan Matahari Dan Rembulan</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/23/dalam-dekapan-matahari-dan-rembulan/</link>
		<comments>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/23/dalam-dekapan-matahari-dan-rembulan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Nov 2010 13:54:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ypb9967</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[anak adalah karya sastra orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[ketegasan dan kelembutan]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat dengan sayap patah]]></category>
		<category><![CDATA[mengasihi orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[menghormati orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[orangtua adalah matahari dan rembulan]]></category>
		<category><![CDATA[orangtua sebagai pengayom]]></category>
		<category><![CDATA[terimakasih bunda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/23/dalam-dekapan-matahari-dan-rembulan/</guid>
		<description><![CDATA[Orangtua adalah payung, melaluinya anak-anak mendapatkan keteduhan dan perlindungan dari sengat panas surya dan basah air hujan. Anak-anak berpegang gagang, melenggang mengejek basah tanah. Dalam dekap kasih orangtua, anak meringkuk pulas. Mengacuhkan geram halilintar. Anak-anak tidak perlu mencari ketenangan di tempat lain, karena kekuatan dan kelembutan orangtua cukup hangat untuk mendekap mereka.

Orangtua itu matahari dalam ketegasannya dan rembulan dalam kelembutannya. Kerudung gelap gemetar oleh sinarnya. Setiap ruang benderang oleh kehadirannya. Tidak ada yang ditutupi. Semua helai hidup dibiarkan tersingkap. Namun ia juga rembulan yang memendarkan kelembutan. Anak-anak melesatkan kaki dalam dendang dolanan. Bersama dengan irama cahayanya yang menggoda. Bersahabat.

Orangtua adalah pujangga, merias kata dengan imaginasi, meliak liuk membentuk gambaran diri. Dihembuskan dalam lempeng hati. Lahirlah para mardi (baca: anak) yang berbudi. Setiap gerak anak, setiap sembur tuturnya, terlihat asap-asap yang dahulu keluar dari tungku bapa ibunya. Sungguh, anak adalah buku sastra karya orangtua.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bingkisanjiwa.wordpress.com&amp;blog=8253116&amp;post=705&amp;subd=bingkisanjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/23/dalam-dekapan-matahari-dan-rembulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4468722cd3ea0ca7fed933ddaf336535?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ypb9967</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelirumologi Doa</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/22/kelirumologi-doa/</link>
		<comments>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/22/kelirumologi-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Nov 2010 05:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ypb9967</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[berdoa dengan benar]]></category>
		<category><![CDATA[berdoa tetapi tidak berdoa]]></category>
		<category><![CDATA[kelirumologi doa]]></category>
		<category><![CDATA[konsep yang salah dalam doa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/22/kelirumologi-doa/</guid>
		<description><![CDATA[Empat unsur yang selalu ada dalam agama adalah theos (keyakinan tentang Tuhan), logos (keyakinan tentang kitab suci yang diwahyukan Tuhan), ritos (pola hubungan umat dengan Tuhan) dan etos (seperangkat perilaku yang dihasilkan dari keyakinan akan Tuhan dan Firman-Nya). Doa (masuk dalam folder ritos) merupakan bagian yang menyatu dalam agama. Tidak terpisahkan. Nafas. Nyawa. 

Sebagai sebuah ritualisme, semua orang pasti berdoa. Tidak perlu dipertanyakan. Namun apakah di dalam doa seseorang sedang berdoa? Belum tentu.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bingkisanjiwa.wordpress.com&amp;blog=8253116&amp;post=703&amp;subd=bingkisanjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/22/kelirumologi-doa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4468722cd3ea0ca7fed933ddaf336535?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ypb9967</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Membedakan Seorang Dengan Yang Lain</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/18/yang-membedakan-seorang-dengan-yang-lain/</link>
		<comments>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/18/yang-membedakan-seorang-dengan-yang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2010 14:10:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ypb9967</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[antara pemimpin dan kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[integritas]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan yang menghamba]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin besar dalam sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[rela menjadi miskin bagi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[yang membedakan seorang dengan yang lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/18/yang-membedakan-seorang-dengan-yang-lain/</guid>
		<description><![CDATA[Keserupaan dan perbedaan, dua keadaan yang hampir saban hari kita amati dan renungi. Persoalan, situasi, karir, kedudukan, status atau yang lain boleh sama, tetapi selalu ada titik pembeda. Yang satu kuat yang lain sekarat. Yang satu bertahan yang lain menjadi bulan-bulanan. Yang satu menjadi berkat yang lain menjadi laknat. Yang satu menjulang tinggi, lainnya tertelan bumi. Yang satu dikagumi yang lain diributi. Mengapa berbeda.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bingkisanjiwa.wordpress.com&amp;blog=8253116&amp;post=701&amp;subd=bingkisanjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/18/yang-membedakan-seorang-dengan-yang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4468722cd3ea0ca7fed933ddaf336535?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ypb9967</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berpelukan Dalam Perbedaan, Catatan Kecil Hari Raya Idul Adha</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/17/berpelukan-dalam-perbedaan-catatan-kecil-hari-raya-idul-adha/</link>
		<comments>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/17/berpelukan-dalam-perbedaan-catatan-kecil-hari-raya-idul-adha/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 15:12:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ypb9967</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[berpelukan dalam perbedaan]]></category>
		<category><![CDATA[catatan kecil Hari Raya Idul Qurban]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi Hari Raya Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[saling menghormati perbedaan keyakinan]]></category>
		<category><![CDATA[titik temu Islam dan Kristen atas peristiwa qurban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/17/berpelukan-dalam-perbedaan-catatan-kecil-hari-raya-idul-adha/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini dua agama samawi berangkulan dalam kesamaan dan perbedaan. Dalam kesamaan karena baik dalam Kristen maupun Islam mengakui narasi pengujian iman atas Abraham (Ibrahim). Bahwa religiositas yang benar tidak pernah mempertanyakan Allah. Allah disembah dan ditaati karena Dia Allah. Meski dalam ketaatan itu melampaui pertimbangan akal dan daya jangkau nalar. 

Kristen dan Islam juga berpelukan dalam perbedaan, khususnya ketika diajukan pertanyaan, “Siapa yang dikorbankan, Ishak atau Ismael?” Kristen berkata Ishak, sesuai narasi Alkitab. Sedangkan Islam mengatakan Ismael berdasarkan tuturan Alquran dan Hadits. Keyakinan ini akan tetap menjadi kekayaan perbedaan. Perbedaan keyakinan ini biarlah terus melahirkan kekayaan kehidupan. Itu yang harus diterima dan diakui. Bukan untuk dipertentangkan. Satu peristiwa menghasilkan spiritualitas, religiositas, ritualitas, praksis dan praktikal yang kaya. Luar biasa.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bingkisanjiwa.wordpress.com&amp;blog=8253116&amp;post=699&amp;subd=bingkisanjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/17/berpelukan-dalam-perbedaan-catatan-kecil-hari-raya-idul-adha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4468722cd3ea0ca7fed933ddaf336535?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ypb9967</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Takut Mengungkapkan Perasaan?</title>
		<link>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/17/mengapa-takut-mengungkapkan-perasaan-2/</link>
		<comments>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/17/mengapa-takut-mengungkapkan-perasaan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 10:09:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ypb9967</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[bila perasaan dipendam]]></category>
		<category><![CDATA[keaslian manusia]]></category>
		<category><![CDATA[mengakui perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[mengapa pria sulit mengakui perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[mengungkapkan perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/17/mengapa-takut-mengungkapkan-perasaan-2/</guid>
		<description><![CDATA[“Setialah kepada perasaan anda, karena itulah sumber terbesar orisinalitas manusia yang terkuat”, demikian E.W. Scripps bertutur. Kedirian kita adalah cerminan ekspresi rasa. Hari ini ketika anda tertawa, termenung, diam, bahagia, jatuh cinta atau bahkan sebel, gemas dan benci, itu adalah semburat rasa. Anda tidak perlu takut lantaran serbuan pembohongan mitos kemacoan. Perasaan itu bukan wilayah gender. Perasaan itu universal dan original. Tidak usah dikebiri, dia akan muncul sendiri. Tidak usah disembunyikan karena ia akan membangunkan. Ia akan mementaskan apa adanya kita.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bingkisanjiwa.wordpress.com&amp;blog=8253116&amp;post=697&amp;subd=bingkisanjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bingkisanjiwa.wordpress.com/2010/11/17/mengapa-takut-mengungkapkan-perasaan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4468722cd3ea0ca7fed933ddaf336535?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ypb9967</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
